Kedungwuluh Lor - Pada Jum’at, 3 Juli 2026, Desa Kedungwuluh Lor melaksanakan Pertemuan Kelompok Tani yang bertempat di Aula Desa Kedungwuluh Lor. Pertemuan dihadiri oleh Pemerintah Desa Kedungwuluh Lor, empat Ketua Kelompok Tani, serta masing-masing tiga anggota dari setiap kelompok tani.
Poin Utama:
Acara dibuka pada pukul 19.30 WIB dengan ucapan syukur dan doa bersama (Basmallah).
Kepala Desa menyampaikan informasi mengenai pengadaan alat pertanian oleh Pemerintah Desa berupa angkong dan mposan. Bantuan tersebut ditujukan untuk mendukung kegiatan pengelolaan pertanian serta pembasmian hama tikus.
Dalam sesi diskusi, Ketua Kelompok Tani Larangan Sari menyampaikan rencana gerakan pembangunan talud pada saluran tersier Derik atau di belakang lokasi KDMP. Salah satu alternatif penanganan kebocoran saluran adalah menggunakan kain yang dicampur dengan semen. Petani Kelompok Tani Larangan Sari juga menyetujui rencana penyemprotan massal dan pentraktoran lahan pertanian.
Ketua Kelompok Tani Cangkring Sari menyampaikan usulan agar pengangkatan lumpur atau sedimen di Saluran Sekunder Srowot segera dilaksanakan dengan koordinasi bersama Pemerintah Desa Karanganyar pada hari Rabu, 8 Juli 2026 atau Kamis, 9 Juli 2026.
Sekretaris Desa menyampaikan bahwa area penyemprotan obat pembasmi rumput dan pentraktoran di wilayah Kelompok Tani Larangan Sari direncanakan seluas kurang lebih 50 bau. Untuk persiapan kegiatan, perlu dilakukan pendataan lokasi dan inventarisasi lahan pertanian di wilayah Kelompok Tani Larangan Sari.
Acara Pertemuan Kelompok Tani ditutup pada pukul 21.30 WIB dengan ucapan terima kasih dan doa penutup (Hamdallah).